1. Perbedaan, Kelebihan dan kekurangan First Fit, Best Fit, Next Fit, dan Wors Fit
Ø Perbedaan:
- First Fit: Pencarian partisi kosong (free/hole) dilakukan dari awal tabel dan bila ditemukan partisi (yang pertama kali) yang bisa menampung job maka akan dipakai.
- Best Fit: Pencarian partisi kosong dari awal sampai dengan akhir table. Partisi kosong yang menghasilkan sisa paling kecil akan dipakai.
- Next Fit: Pencarian partisi kosong (free/hole) dilakukan dari entry tabel yang sedang ditunjuk (posisi pointer) sampai dengan ditemukan partisi yang bisa menampung job maka akan dipakai. Bila sampai dengan akhir tabel tidak ditemukan partisi kosong, maka akan dilanjutkan ke awal tabel sampai ke posisi akhir pointer kembali.
- Wors Fit: Strategi ini dapat dilakukan pada pencatatan memori dengan bit-map maupun senarai berkait. Selalu mencari lubang besar yang tersedia sehingga lubang dapat dipecah menjadi cukup besar, agar berguna untuk proses-proses berikutnya. Simulasi menunjukkan worst-fit algorithm bukan gagasan yang bagus.
Ø Kelebihan dan Kekurangan menggunakan First Fit, Best Fit, Next Fit, dan Wors Fit :
Memilih yang terbaik diantara keempat metode diatas adalah sepenuhnya tergantung kepada user , karena setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Menggunakan best fit dan worst fit berarti kita harus selalu memulai pencarian hole dari awal, kecuali apabila hole-holesudah disusun berdasarkan ukuran. Metode worst fit akan menghasilkan sisa hole yang tersbesar, sementara metode best fit akan menghasilkan sisa hole yang terkecil. Sedangkan Best fit sangat lambat dibanding first fit karena selalu menscan seluruhnya setiap kali di panggil. Best fit ternyata juga menghasilkan memori tersedia lebih banyak di banding first fit atau next fit karena first fit dan next fit selalu mengisi lubang kecil yang tak di gunakan.
\
Hallo teman ini akan berbagi informasi ya cuman sedikit dan sekilas aja ya,,,,
Pasti sudah pada tau deh,, heehheeh,,,
IP Address (Internet Protocol) yaitu metode pengalamatan komputer atau host dalam suatu jaringan komputer dengan mengunakan TCP/IP.
Network Address yaitu suatu alamat jaringan yang mengidentifikasi jaringan untuk pemberhentian dalam internet tersebut.
Subnet Mask yaitu digunakan untuk mengetahui pembagian awal alamat dalam blok atau alamat dalam jaringan, caranya dengan operasi binner.
Default Gateway yaitu salah satu setting yang di butuhkan oleh komputer untuk berhubungan dengan komputer lain yang ada jaringannya.
DNS Server yaitu untuk memberikan nama domain pada suatu mesin atau server.
~IP V 4 di bagi dalam kelas untuk mempermudah pengelompokannya yaitu :
Kelas A : Untuk jaringan sekala besar (Backbone)
Kelas B : Untuk jaringan sekala menengah hingga sekala besar (ISP IP Public)
Kelas C : Untuk jaringan sekala kecil (internet)
Kelas D : Untuk jaringan broadcasting (Radio Internet / Tv Internet)
Kelas E : Untuk jaringan penelitian atau eksperimental
~IP V 6 di bagi dalam kelas untuk mempermudah pengelompokannya yaitu :
Kelas A : Untuk jaringan global
Kelas B : Untuk jaringan site-local
Kelas C : Untuk jaringan link-local
Kelas D : Untuk jaringan yang belum di tentukan
Kelas E : Untuk jaringan loopback
Kelas F : Untuk jaringan 6to4
Kelas G : Untuk jaringan ISATAP
Pembagian Kelas dalan Subnet Mask adalah
Kelas A : 255.0.0.0
Kelas B : 255.255.0.0
Kelas C : 255.255.255.0
Kelas D : 255.255.255.255
Pembagian kelas berdasarkan pada bit awal untuk IP V 4 yaitu
Kelas A : 1-126
Kelas B : 128-191
Kelas C : 192-223
Kelas D : 224-239
Kelas E : 240-255
Itu aja dulu ya,,, besok lanjutannya,,, Agus Nur Ikhsan 10.02 New Google SEO Bandung, Indonesia
Pasti sudah pada tau deh,, heehheeh,,,
IP Address (Internet Protocol) yaitu metode pengalamatan komputer atau host dalam suatu jaringan komputer dengan mengunakan TCP/IP.
Network Address yaitu suatu alamat jaringan yang mengidentifikasi jaringan untuk pemberhentian dalam internet tersebut.
Subnet Mask yaitu digunakan untuk mengetahui pembagian awal alamat dalam blok atau alamat dalam jaringan, caranya dengan operasi binner.
Default Gateway yaitu salah satu setting yang di butuhkan oleh komputer untuk berhubungan dengan komputer lain yang ada jaringannya.
DNS Server yaitu untuk memberikan nama domain pada suatu mesin atau server.
~IP V 4 di bagi dalam kelas untuk mempermudah pengelompokannya yaitu :
Kelas A : Untuk jaringan sekala besar (Backbone)
Kelas B : Untuk jaringan sekala menengah hingga sekala besar (ISP IP Public)
Kelas C : Untuk jaringan sekala kecil (internet)
Kelas D : Untuk jaringan broadcasting (Radio Internet / Tv Internet)
Kelas E : Untuk jaringan penelitian atau eksperimental
~IP V 6 di bagi dalam kelas untuk mempermudah pengelompokannya yaitu :
Kelas A : Untuk jaringan global
Kelas B : Untuk jaringan site-local
Kelas C : Untuk jaringan link-local
Kelas D : Untuk jaringan yang belum di tentukan
Kelas E : Untuk jaringan loopback
Kelas F : Untuk jaringan 6to4
Kelas G : Untuk jaringan ISATAP
Pembagian Kelas dalan Subnet Mask adalah
Kelas A : 255.0.0.0
Kelas B : 255.255.0.0
Kelas C : 255.255.255.0
Kelas D : 255.255.255.255
Pembagian kelas berdasarkan pada bit awal untuk IP V 4 yaitu
Kelas A : 1-126
Kelas B : 128-191
Kelas C : 192-223
Kelas D : 224-239
Kelas E : 240-255
Itu aja dulu ya,,, besok lanjutannya,,, Agus Nur Ikhsan 10.02 New Google SEO Bandung, Indonesia
Algoritma Brute Force
· Brute force adalah sebuah pendekatan yang lempang (straightforward) untuk memecahkan suatu masalah, biasanya didasarkan pada pernyataan masalah (problem statement) dan definisi konsep yang dilibatkan.
· Algoritma brute force memecahkan masalah dengan sangat sederhana, langsung dan dengan cara yang jelas (obvious way).
Karakteristik Algoritma Brute Force
Algoritma brute force umumnya tidak “cerdas” dan tidak mangkus, karena ia membutuhkan jumlah langkah yang besar dalam penyelesaiannya. Kadang-kadang algoritma brute force disebut juga algoritma naif (naïve algorithm).
Algoritma brute force seringkali merupakan pilihan yang kurang disukai karena ketidakmangkusannya itu, tetapi dengan mencari pola-pola yang mendasar, keteraturan , atau trik-trik khusus, biasanya akan membantu kita menemukan algoritma yang lebih cerdas dan lebih mangkus.
Untuk masalah yang ukurannya kecil, kesederhanaan brute force biasanya lebih diperhitungkan daripada ketidakmangkusannya. Algoritma brute force sering digunakan sebagai basis bila membandingkan beberapa alternatif algoritma yang mangkus.
Meskipun brute force bukan merupakan teknik pemecahan masalah yang mangkus, namun teknik brute force dapat diterapkan pada sebagian besar masalah. Agak sukar menunjukkan masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan teknik brute force. Bahkan ada masalah yang hanya dapat dipecahkan secara brute force. Beberapa pekerjaan mendasar di dalam komputer dilakukan secara brute force, seperti menghitung jumlah dari nbuah bilangan, mencari elemen terbesar di dalam tabel, dan sebagainya.
Selain itu, algoritma brute force seringkali lebih mudah diimplementasikandaripada algoritma yang lebih canggih, dan karena kesederhanaannya, kadang-kadang algoritma brute force dapat lebih mangkus (ditinjau dari segi implementasi).
Agus Nur Ikhsan 08.04 New Google SEO Bandung, Indonesia
· Brute force adalah sebuah pendekatan yang lempang (straightforward) untuk memecahkan suatu masalah, biasanya didasarkan pada pernyataan masalah (problem statement) dan definisi konsep yang dilibatkan.
· Algoritma brute force memecahkan masalah dengan sangat sederhana, langsung dan dengan cara yang jelas (obvious way).
Karakteristik Algoritma Brute Force
Algoritma brute force umumnya tidak “cerdas” dan tidak mangkus, karena ia membutuhkan jumlah langkah yang besar dalam penyelesaiannya. Kadang-kadang algoritma brute force disebut juga algoritma naif (naïve algorithm).
Algoritma brute force seringkali merupakan pilihan yang kurang disukai karena ketidakmangkusannya itu, tetapi dengan mencari pola-pola yang mendasar, keteraturan , atau trik-trik khusus, biasanya akan membantu kita menemukan algoritma yang lebih cerdas dan lebih mangkus.
Untuk masalah yang ukurannya kecil, kesederhanaan brute force biasanya lebih diperhitungkan daripada ketidakmangkusannya. Algoritma brute force sering digunakan sebagai basis bila membandingkan beberapa alternatif algoritma yang mangkus.
Meskipun brute force bukan merupakan teknik pemecahan masalah yang mangkus, namun teknik brute force dapat diterapkan pada sebagian besar masalah. Agak sukar menunjukkan masalah yang tidak dapat dipecahkan dengan teknik brute force. Bahkan ada masalah yang hanya dapat dipecahkan secara brute force. Beberapa pekerjaan mendasar di dalam komputer dilakukan secara brute force, seperti menghitung jumlah dari nbuah bilangan, mencari elemen terbesar di dalam tabel, dan sebagainya.
Selain itu, algoritma brute force seringkali lebih mudah diimplementasikandaripada algoritma yang lebih canggih, dan karena kesederhanaannya, kadang-kadang algoritma brute force dapat lebih mangkus (ditinjau dari segi implementasi).
Agus Nur Ikhsan 08.04 New Google SEO Bandung, Indonesia
Internet merupakan jaringan global komputer dunia, besar dan sangat luas sekali dimana setiap komputer saling terhubung satu sama lainnya dari negara ke negara lainnya di seluruh dunia dan berisi berbagai macam informasi, mulai dari text, gambar, audio, video, dan lainnya.
Internet itu sendiri berasal dari kata Interconnection Networking, yang berarti hubungan dari banyak jaringan komputer dengan berbagai tipe dan jenis, dengan menggunakan tipe komunikasi seperti telepon, salelit, dan lainnya.
Untuk dapat ikut serta menggunakan fasilitas Internet, Anda harus berlangganan ke salah satu ISP (Internet Service Provider) yang ada dan melayani daerah Anda. ISP ini biasanya disebut penyelenggara jasa internet. Anda bisa menggunakan fasilitas dari Telkom seperti Telkomnet Instan, speedy dan juga layanan ISP lain seperti first media, netzip dan sebagainya.
Internet memberikan banyak sekali manfaat, ada yang bisa memberikan manfaat baik dan buruk. Baik bila digunakan untuk pembelajaran informasi dan buruk bila digunakan untuk hal yang berbau pornografi, informasi kekerasan, dan lain-lainnya yang negatif.
Internet ini memungkinkan pengguna komputer di seluruh dunia untuk saling berkomunikasi dan berbagi informasi dengan cara saling mengirimkan email, menghubungkan komputer satu ke ke komputer yang lain, mengirim dan menerima file dalam bentuk text, audio, video, membahas topik tertentu pada newsgroup, website social networking dan lain-lain.
Sumber ( Blog TI UB "Luke" )
Agus Nur Ikhsan
07.51
New Google SEO
Bandung, IndonesiaMenginstall Windows melalui USB flashdisk ini ternyata banyak keuntungannya dibanding melalui CD atau DVD disk, Kita tidak perlu khawatir akan CD atau DVD yang ngga kebaca sama CD/DVD-ROM, CD atau DVD yang tergores, kadang menyulitkan dalam proses penginstallan windows, sedangkan melalui Flashdisk itu sendiri, hal yang demikian ngga lah perlu terjadi lagi.
Saya akan menunjukkan 2 cara ( secara manual dan otomatis ) menginstall windows 7 melalui USB FlashDisk
Sebelum kita mulai, perlu disiapkan adalah: Sekurangnya 1buah Flashdisk dengan kapasitan 4Gb ato lebih, soalnya Windows 7 setidaknya mengambil tempat sebesar 3Gb.
Cara Manual:
- Colokkan USB Flaskdisk anda. (masukin ke usb port yah, jgn ke tempat lain).
- Tekan Tombol WIN+R, ketik cmd dan klik OK.
- Ketik diskpart dan tekan ENTER.
- Ketik list disk, tekan ENTER dan pilihlah yang mana adalah USB flashdisk anda, hati2 jangan salah pilih nanti salah2 yg keformat adalah disk yang lain. jikalau anda punya hanya 1 harddisk makan USB flaskdisknya adalah disk1.
- Ketik select disk 1 dan tekan ENTER.
- Ketik clean dan tekan ENTER.
- Ketik create partition primary lalu tekan ENTER.
- Ketik select partition 1 dan tekan ENTER
- Ketik active dan tekan ENTER.
- Ketik format fs=fat32 dan tekan ENTER
- Ketik assign dan tekan ENTER
- Ketik exit dan tekan ENTER.
- Masukkan disk DVD windows 7 dan copy lah semua isi DVD tadi ke USB Flaskdisk anda.
- Booting komputer anda melalu USB Flashdisk, setting malalui bios komputer anda, pastikan boot nya melalui USB Flashdisk, apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.
Cara Otomatis.
Cara otomatis tentunya merupakan pilihan saya, dan untuk itu sudah tersedia program yang namanya WinToFlash, program ini akan melalukan langkah2 seperti cara manual diatas, yang kita perlu lakukan hanyalah menjalankan programnya, pilih sumber windows 7 dan arah USB flashdisk.
- Unduh dulu program WinToFlash versi terbaru. (download link diakhir artikel)
- Ekstrak dan jalankan file WinToFlash.exe
- Klik tombol “Check” dan mulailah proses Windows setup transfer wizard.
- Klik “Next”
- Pilih lokasi file Windows 7 dan lokasi USB Flaskdisk anda. klik “Next”.
- Pilih “I Accepted the terms of the license agreement” dan klik “Continue”
- Klik OK untuk memulai memformat USB Flashdisk dan file2 windows 7 secara otomatis akan dimasukkan ke USB Flashdisk.
- Klik “Next” apabila selesai pengopian, dan bootinglah komputer anda melalui USB Flashdisk tadi. apabila langkah2nya betul, maka proses instalasi windows seharusnya berjalan melalui USB Flashdisk.Sumber: ( Jasa Informatika )
